Bandwidth adalah kapasitas maksimal jalur komunikasi data dalam mengirimkan data per satuan waktu (diukur dalam Mbps atau Gbps).
Rumus Dasar Perhitungan Bandwidth
Total Bandwidth = (Jumlah Node x Alokasi Bandwidth Per Perangkat) x Concurrent Factor
Concurrent Factor (Faktor Kebersamaan): Persentase perangkat yang mengakses internet secara bersamaan pada waktu puncak (biasanya diestimasi antara 0.6 s.d. 0.8 atau 60% – 80%).
| Jenis Aktivitas Pengguna | Estimasi Bandwidth Min. per Node |
| Browsing Ringan & Teks (KANTOR) | 1 Mbps – 2 Mbps |
| Ujian Berbasis Komputer (CBT) | 2 Mbps – 4 Mbps |
| Streaming HD & Video Conference (Zoom/Teams) | 5 Mbps – 10 Mbps |
| Praktikum Lab TJKT (Upload/Download File Besar) | 10 Mbps – 20 Mbps |
💡 Contoh Studi Kasus Ringkas
Skenario:
SMK Nusantara ingin merancang jaringan untuk Laboratorium Komputer baru dengan ketentuan:
- 40 Unit PC Siswa (Digunakan untuk praktikum & streaming materi).
- 1 Unit PC Guru.
- 1 Access Point (Diakses maksimal 20 HP siswa secara bersamaan untuk browsing).
Total Node: 41 Node Kabel + 20 Node Nirkabel = 61 Nodes.
Kebutuhan IP Address: Minimal subnet
/26(menampung hingga 62 host).Perhitungan Bandwidth Puncak:
41 PC Lab × 5 Mbps = 205 Mbps
20 HP Wi-Fi × 2 Mbps = 40 Mbps
Subtotal: 245 Mbps
Dengan Concurrent Factor 70% (0.7): 245 x 0.7 = 171.5 Mbps (Disarankan berlangganan paket 200 Mbps).
Komentar
Posting Komentar